Sulbar

PERMAHI dan Penyuluh Perikanan Dorong Pembentukan Kelompok Tambak di Pangale Mamuju Tengah

×

PERMAHI dan Penyuluh Perikanan Dorong Pembentukan Kelompok Tambak di Pangale Mamuju Tengah

Sebarkan artikel ini

SULBAR-KABARTA.COM, MAMUJU TENGAH – Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPC PERMAHI) Mamuju berkolaborasi dengan penyuluh perikanan Kabupaten Mamuju Tengah dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memperkuat kelembagaan petambak di Desa Pangale, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.

Kolaborasi tersebut dilakukan melalui upaya pembentukan kelompok tambak dan pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi agar tepat sasaran bagi masyarakat pesisir.

Berita Lainnya:  Perkuat Sinergi dengan MUI, Kapolda Sulbar Dorong Gerakan Bersama Berantas Narkoba, Judi Online dan Penipuan Digital

Ketua DPC PERMAHI Mamuju, Imam Suritno, S.H., mengatakan, legalitas kelembagaan kelompok petambak menjadi salah satu aspek penting untuk membuka akses terhadap bantuan pemerintah, termasuk pupuk bersubsidi yang dibutuhkan untuk mendukung produktivitas tambak.

“Pendampingan hukum dan kelembagaan ini sangat penting agar masyarakat di Desa Pangale mendapatkan hak-hak ekonominya secara adil. Kami berkomitmen mengawal proses distribusi pupuk bersubsidi dari KKP agar tidak ada penyimpangan dan benar-benar jatuh ke tangan petambak yang membutuhkan,” ujar Imam Suritno.

Berita Lainnya:  Panlih DPRD Sulbar Siapkan Skema Cegah Money Politik di Pemilihan Wagub PAW

Sementara itu, Penyuluh Perikanan Mamuju Tengah, Ansar, S.Pi., menyambut baik kolaborasi tersebut.

Menurut Ansar, pembentukan kelompok tambak yang terstruktur akan mempermudah pembinaan teknis, verifikasi data kebutuhan pupuk, serta peningkatan kapasitas budidaya perikanan secara berkelanjutan.

Upaya ini diharapkan dapat membantu petambak di Desa Pangale memperoleh pendampingan yang lebih terarah sekaligus memperkuat pengelolaan usaha tambak.

Berita Lainnya:  ​Belum Genap Dua Tahun Sudah Rusak, PERMAHI Mamuju Desak Audit dan Pemeriksaan Menyeluruh Proyek Jembatan Desa Kombiling-Desa Polo Camba

Kolaborasi antara pemerintah, penyuluh perikanan, dan organisasi mahasiswa hukum tersebut juga diharapkan menjadi contoh penguatan tata kelola perikanan budidaya yang transparan dan akuntabel, serta berorientasi pada kesejahteraan petambak di Kabupaten Mamuju Tengah.(*)