Sulbar

Ketua Kwarda Sulbar Suraidah Ziarah Makam Tokoh Pramuka H. M. Masdar Pasmar

×

Ketua Kwarda Sulbar Suraidah Ziarah Makam Tokoh Pramuka H. M. Masdar Pasmar

Sebarkan artikel ini

SULBAR-KABARTA.COM, POLMAN – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Barat, Suraidah Suhardi, melakukan ziarah ke makam tokoh sekaligus pendiri gerakan Pramuka di Sulbar, H. M. Masdar Pasmar Rabu (3/9) sore di Kecamatan Matakali Polewali Mandar.

Dalam kunjungan tersebut, Suraidah didampingi langsung oleh putra almarhum, H. Ali Baal Masdar. Tidak lain yang juga merupakan mantan Gubernur Sulawesi Barat.

Berita Lainnya:  Dialog Humanis Kemenag Sulbar dan HMI MPO, Wujud Komitmen Transparansi dan Perbaikan Birokrasi

Suraidah menyampaikan, ziarah ini bukan hanya bentuk penghormatan, tetapi juga perwujudan komitmennya untuk meneruskan nilai-nilai luhur yang telah ditanamkan almarhum H. M. Masdar Pasmar khususnya di dunia Pramuka.

“Beliau adalah sosok yang menanamkan semangat kepanduan, nilai pengabdian, serta teladan kebersahajaan yang hingga kini tetap relevan untuk kita teruskan. Saya datang untuk menyelami kembali spirit itu setelah kami diserahi Amanah besar ini. Tentu agar Pramuka di Sulbar tetap memiliki ruh sebagaimana yang beliau perjuangkan,” ujar Suraidah.

Berita Lainnya:  Kakanwil Kemenag Sulbar Tegaskan Pengangkatan Kepala Kemenag Majene Sesuai Aturan

Dalam kesempatan itu, H. Ali Baal Masdar turut menitipkan harapan agar Kwarda Sulbar di bawah kepemimpinan Suraidah senantiasa menjaga silaturahmi dengan kwartir cabang (Kwarcab) di daerah-daerah.

“Rajin-rajin ke Kwarcab dan perhatikan agar Pramuka kembali dikenal,” pesan Ali Baal Masdar.

Suraidah menegaskan, pesan tersebut akan menjadi pengingat penting bagi jajaran Kwarda Sulbar untuk terus menghidupkan kembali gerakan Pramuka di seluruh kabupaten.

Berita Lainnya:  PW Fatayat NU Sulbar Teken MoU dengan Dinsos P3APMD, Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Menurutnya, Pramuka harus kembali hadir sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda, ruang pengabdian, sekaligus perekat persaudaraan di Sulawesi Barat.(*)